Ketinggian Gunung Batur – Cara Terbaik untuk Sunrise Hiking Mount Batur Di Bali

Ketinggian Gunung Batur adalah 1.717 mdpl. Tidak terlalu tinggi jika dibandingkan dengan gunung lainnya. Inilah sebabnya mengapa gunung berapi di Bali ini cocok untuk pemula dalam hiking. Namun, Anda tetap perlu mempersiapkan tenaga dan stamina sebelum melakukan pendakian Gunung Batur.

Karena trekkingnya cukup menantang dan melelahkan. Berpasir, berbatu, licin, dan menanjak. Jika Anda tidak mempersiapkan stamina, Anda tidak akan bisa mencapai puncak dan menikmati matahari terbit. Sekadar informasi, Gunung Batur merupakan salah satu spot terbaik di Bali untuk menyaksikan pemandangan matahari terbit.

Sejarah Gunung Batur

Gunung Batur menduduki peringkat nomor dua sebagai gunung tertinggi di Bali, setelah Gunung Agung. Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, ketinggian Gunung Batur adalah 1.717 mdpl. Gunung Batur merupakan gunung berapi aktif di antara gunung berapi aktif lainnya di Bali. Letusan pertama kali pada tahun 1804 dan letusan terakhir pada tahun 2004. Pura Ulun Danu Batur dan Desa Batur terkena dampak dari ledakan hebat pada tahun 1926. Hingga saat ini, Gunung Batur meletus sebanyak 26 kali. Meski merupakan gunung berapi aktif, tidak menyurutkan nyali banyak wisatawan dan pendaki untuk mendaki gunung ini.

Akses ke Gunung Batur

Lokasi Gunung Batur berada di Desa Batur, Kintamani, Bali. Anda dapat mencapai gunung berapi dengan mobil atau sepeda motor. Jika Anda berangkat dari Bandara Internasional Ngurah Rai, Anda dapat mengakses Gunung Batur melalui Jalan Nusantara. Anda akan menghabiskan sekitar 2,5 jam perjalanan ke gunung berapi, tergantung pada lalu lintas. Jika Anda berangkat dari akomodasi Anda di Kuta, akan memakan waktu sekitar 3 jam untuk mengunjungi Gunung Batur.

Jadi, jika Anda berencana untuk menikmati pemandangan matahari terbit di ketinggian Gunung Batur, hitunglah waktunya dengan cermat. Mendaki gunung berapi aktif juga membutuhkan waktu sekitar 3 jam, tergantung kecepatan Anda. Waktu terbaik untuk menyaksikan matahari terbit adalah pukul 4 pagi.

Titik Awal Sunrise Hiking Mount Batur

Pendakian Gunung Batur bisa dimulai dari titik awal di Desa Toya Bungkah atau Pura Jati. Namun titik awal yang paling populer adalah di Desa Toya Bungkah. Setiap pendaki Gunung Batur sangat disarankan untuk menyewa pemandu meskipun kesulitan trekking Gunung Batur tidak terlalu sulit seperti Gunung Agung.

Terutama bagi wisatawan asing dan mereka yang baru pertama kali mendaki gunung berapi, pemandu adalah suatu keharusan. Hal ini bertujuan untuk memastikan keselamatan Anda. Selain itu, Anda tidak akan tersesat jika ditemani oleh pemandu. Biaya yang harus Anda keluarkan untuk mendaki Gunung Batur dan menikmati sunrise dari ketinggian Gunung Batur cukup terjangkau. Harganya hanya Rp 100.000 atau sekitar $8. Harga belum termasuk panduan.

Biasanya seorang pemandu akan menemani 2 pendaki hingga 5 pendaki. Jangan bingung mencari panduan. Karena ketika Anda tiba di titik awal, akan ada banyak pemandu yang menawarkan layanan mereka, tetapi disarankan untuk menyewa pemandu dari salah satu Perusahaan Trekking Gunung Batur yang telah melayani pelanggan selama lebih dari 5 tahun seperti kami. Sebelum mendaki gunung berapi aktif ini, ada baiknya Anda mempersiapkan tenaga, peralatan, dan perbekalan. Bawalah air yang cukup agar tubuh Anda tidak dehidrasi di tengah pendakian.

Anda juga dapat membawa beberapa makanan ringan, tetapi pastikan Anda membawa kembali sampahnya. Jangan buang sampah sembarangan di daerah pegunungan. Apakah Anda ingin mencoba sesuatu yang unik? Bawa telur dan rebus secara alami dengan panas dari gunung berapi. Gunung Batur termasuk sebagai salah satu tempat wisata yang paling banyak dikunjungi dan terkenal di Bali. Jika Anda seorang pecinta petualangan, jangan lewatkan mendaki gunung berapi ini dan nikmati indahnya pemandangan matahari terbit dari ketinggian Gunung Batur.

Butuh informasi lebih lanjut tentang jenis wisata hiking Bali ini?